Sat Lantas Polres Lhokseumawe Cek Urine Terhadap Supir Kenderaan

Satuan Lalulintas Polres Lhokseumawe melakukan pengecekan urine terhadap para pengemudi Bus, L300, Travel Hiace serta pengemudi angkutan umum lainnya.

Pemeriksaan Urine terhadap para pengemudi tersebut dilakukan oleh Personil Gabungan Polres Lhokseumawe, yang diback up oleh personel Sat Resnarkoba, Sat Sabhara dan didukung oleh BNN Kota Lhokseumawe , Jasa Raharja Lhokseumawe serta kementrian perhubungan.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Ari Lasta Irawan, melalui Kasat Lantas AKP W. Rachmat Jayadi S.I.K, mengatakan Pengecekan dilaksanakan pada Hari Jum’at (27/12/2019) dimulai pada jam 22.00 WIB.

“Kegiatan pengecekan cek urine tersebut dilakukan di terminal bus Kota Lhokseumawe” ujar Kasat Lantas.

Personil gabungan Satlantas, Sat Resnarkoba dan Sat Sabhara Polres Lhokseumawe melaksanakan sidak terhadap pengemudi angkutan umum dengan melakukan tes urine narkoba kepada sopir angkutan sebagai bagian dari upaya pencegahan agar tidak terjadi laka lantas yang melibatkan kenderaan angkutan umum selama Operasi Lilin Rencong 2019, sambung Rachmad Jayadi.

Angkutan umum yang di periksa pada saat tersebut berjumlah 41 unit yang terdiri dari 25 unit jurusan Lhokseumawe-Medan, 16 unit jurusan Lhokseumawe-Banda Aceh, tambahnya lagi.

“Dari hasil pemeriksaan ditemukan satu unit kenderaan dengan lampu belakangnya mati langsung dilakukan penggantian bola lampu belakang pada kenderaan tersebut”ucap Rachmad Jayadi.

Sementara itu, dari hasil tes urine yang dilakukan kepada 41 pengemudi, satu diantaranya dinyatakan Positif menggunakan Methamphetamine atau lebih dikenal dengan Sabu, dan 40 sopir lainnya dinyatakan negatif THC atau ganja, tutur Rachmad Jayadi.

“Salah satu supir dinyatakan positif Methamphetamine berinisial MY (43), selanjutnya sopir tersebut diamankan oleh personel Sat Resnarkoba guna di proses lebih lanjut” pungkas nya lagi.

Hal ini merupakan salah satu tindakan pencegahan yang dilakukan oleh jajaran Polres Lhokseumawe agar tidak terjadinya hal – hal yang tidak kita inginkan kepada masyarakat yang sedang bepergian dengan kendaraan umum, karena banyak ditemukan adanya supir angkutan umum ini yang ugal – ugalan bahkan hampir sangat minim sekali untuk melakukan istirahat sehingga sangat membahayakan penumpang kendaraan yang dikemudikannya termasuk pengendara lainnya, sambung Kasat Lantas diakhir kegiatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *