Minggu Perdana 2020, Polresta Banda Aceh Subuh Keliling Di Masjid Baiturrahmah

Kegiatan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid antara Polisi dan masyarakat terus di tingkatkan oleh Polresta Banda Aceh. Hal ini terlihat di Masjid Baiturrahmah, Gampong Keuramat, Kuta Alam, Banda Aceh, Minggu (5/1/2020).

Kegiatan yang di gagas oleh Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, SH beserta Ustad Zul Arafah selaku Pimpinan Dayah Arafah, selain untuk meningkatkan keimanan dan Ketaqwaan kepada Allah SWT, juga bertujuan untuk menjalin tali silahturahmi serta kebersamaan antara Polisi dengan masyarakat, salah satu diantaranya diwujudkan melalui kegiatan Shalat Subuh berjamaah yang dilaksanakan secara keliling dari Masjid satu ke Masjid lain.

Lantunan azan ustad Zulbaidi yang sangat merdu telah berkumandang untuk memanggil para jamaah guna memenuhi masjid. Tidak lama masjid pun dipenuhi para jamaah. Terlihat personel TNI Polri mulai berdatangan serta para jamaah lainnya dari segala unsur yang sudah rutin melaksanakan subuh keliling.
Kegiatan diawali dengan shalat subuh berjamaah, dipimpin oleh imam Ustad Khalidillah MA, dan dilanjutkan dengan zikir taubat dipimpin oleh Ustad Zul Arafah serta tausyiah oleh Ustad Husni Suardi, S.Pdi.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto,SH mengatakan, ini merupakan awal tahun 2020, kejahatan di tahun 2019 menurun dari tahun 2018.

Data yang saya himpun tahun 2019 sangat menurun dibandingkan dari tahun 2018. Ini merupakan kesadaran warga masyarakat dalam menjaga keamanan harta bendanya sudah terlihat, ujar Kapolresta.

Apabila melihat data tadi ini,  merupakan sebuah pengurangan resiko dan kami melayani warga sampai Aceh Besar, setiap hari 5 kejadian dibandingkan dengan jumlah penduduk, jadi kejadian dengan angka 0,01 harus ditanggulangi oleh setiap warga, kita masih dalam tahap aman karena berkat keimanan, kata Kapolresta lagi.

Saya bersama Dandim 0101/BS, lanjutnya, mengharapkan kepada warga, untuk dapat melaksanakan subuh berjamaah secara rutin agar meningkatkan keimanan seseorang guna mengurangi resiko kejahatan.

Kejadian- kejadian yang terjadi tahun 2019, apabila kita rangkingkan, kejahatan terbesar merupakan Narkoba, atau penindakannya sedikit, karena di Banda Aceh sebagai pengguna saja, tidak banyak pengedar, tutur Kapolresta.

Jika dibandingkan dengan wilayah lain, sambungnya lagi,  kita sangat – sangat kecil dan akan melebar apabila kita tidak berusaha dalam menangkalnya, maka kejahatan akan membesar.

Kejahatan kedua, pencurian dengan pemberatan atau curat dan curanmor sangat tinggi, dari tahun 2018 ke tahun 2019 sangat menurun dalam kasus curanmor, namun kejahatan lainnya meningkat, pungkas Trisno Riyanto.

Aman itu bukan hanya kerjaan polisi saja, ini berkat kita semua, “amar makruf nahi munhkar”,  dengan kerjasama atau kebersamaan kita selalu antara TNI Polri, instansi pemerintah dan komponen masyarakat dan sosialisasi serta pemberitaan melalui TVRI Aceh,  maka negeri ini akan aman.

“Dengan kita selalu hadir ditengah- tengah kegiatan masyarakat termasuk kegiatan shalat subuh berjamaah, diharapkan kita selaku petugas Kepolisian dapat mengetahui berbagai perkembangan informasi yang terjadi di masyarakat sehingga besar harapan situasi Kamtibmas khususnya di wilayah hukum Polresta Banda Aceh selalu aman dan kondusif.” Tandas Kapolresta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *